Powered By Blogger

Minggu, 18 Desember 2011

TPQ AL-IKHWAN MENGALAMI BANYAK KEMUNDURAN


TPQ AL-IKHWAN MENGALAMI BANYAK KEMUNDURAN
Kemunduran dialami TPQ  Al- Ikhwan nganti. Santri yang dulunya banyak sekran tinggal sedikit. Anak-anak lebih memilih bermain daripada pergi mengaji. Dan mereka lebih memilih belajar matematika, ipa, ips, dll. Daripada mengaji atau mempelajari ilmu agama. Twntunya ini di pengaruhi oleh beberapa hal.
                Tulisan ini akan membahas berbagai hal penyebab kemunduran TPQ  Al – ikhwan nganti. Di antara penyebab kemuduran TPQ Al – ikhwan adalah kurangnya perhatian takmir masjid tentang kemajuan TPQ Al-ikhwan, kurangny dana, tidak ada pengajar yang berkualitas, dan kuranya dukungn dari oran tua santri. Dan tulisan ini akan membahas satu – persatu masalah di aats.
                Masalah pertama yaitu kurangnya perhatian dari takmir masji. Mereka tidak memperhatikan sarana dan prasarana penunjang belajar. Seperti: kapur, spidol, papan tulis, dll. Bahkan para pengurus TPQ harus mencari sendiri sarana dan prasarana tersebut. Takmir juga tidak pernah memberi anggaran untuk kegiatan belajar mengajar.
                 Penyebab yang kedua adalah kurannya pendanaan. Inilah faktor utama penyebab kemunduran TPQ  Al-ikhwan. Hal ini terjadi karena para santri tidak di pungut biaya apapun untuk mengikuti belajar. Dan juga letak desa nganti yang berada di daerah pinggiran sehingga sulit untuk mencari dana ke masyarakat. Sehingga para pengurus TPQ sulit mencari dana untuk melengkapi sarana dan prasarana.
                Penyebab yang ketiga adalah kurangnya pengajar ahli. Biasanya pengajar di TPQ Al-ikhwan juga lulusan dari TPQ Al-ikhwan sehingga embelajaran tidak berkembang. Bahkan dari tahun ke tahun mengalami kemunduran. Hal ini karena kurangnya pengalaman yang di miliki oleh para pengajar.
                Penyebab kemunduran yang terakhir adalah kurangnya dukungan dari orang tua santri. Para orang tua umumnya kurang memperhatikan pendidikan agama anaknya. Para orang tua lebih mendorong anaknya untuk mempelajari ilmu dunia. Bahkan mereka rela menyekolahkan anaknya dengan bayaran yang tinggi. Tapi mereka tidak mau atau enggan memasukan anaknya ke TPQ yang gratis.
                Setelah kita mengetahui beberapa penyebab mundurnya TPQ Al-ikhwan dari beberapa uraian di atas. Marilah sama-sama kita tingktkan kembali TPQ Al-ikhwan menjadi tempat atau wadah belajar yang baik,nyaman, dan bergunabagi masyarakat dan negara. Hal ini dapat terwujud kalau ada kerjasama yang baik antara masyarakat dan para pengurus TPQ.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar